A. Bahan kimia di bidang industri
1. Cat :
Cairan berwarna yang dioleskan pada permukaan suatu benda sehingga setelah
kering akan menjadi lapisan yang memberikan kesan keindahan dan perlindungan.
Atau cat merupakan suspensi zat padat yang didispersikan ke dalam zat cair.
Padatan yang tersuspensi itu dinamakan pigmen yang berfungsi melindungi
permukaan, keperluan dekoratif, dan sebagai pelapis tipis pada suatu permukaan
2. Plastik : Molekul-molekul besar polimer yang terdiri dari
molekul-molekul kecil (monomer) yang sama dan saling berkaitan. Plastik dapat
menjadi masalah bagi lingkungan karena tidak dapat membusuk. Macam-macam
plastik, yaitu PVC (Polivinil Clorida) untuk pembuatan pipa dan kulit sintetis,
dan polistirena untuk pembuatan gelas plastik, pembuatan kemasan makanan.
3. Karet : Sebagai bahan tangguh dan lentur
untuk pakaian(jas hujan, baju selam), selang (selang medis), dan pembuatan ban.
4. Bahan-bahan industri lainnya
Bahan-bahan industri lainnya seperti besi, almunium, tembaga
B. Bahan
kimia di bidang pertanian
Bahan kimia pertanian adalah bahan kimia sintetik maupun
non-sintetik (atau
biosintetik) yang
diterapkan dalam bidang pertanian. Contoh penggunaan utama bahan kimia
pertanian adalah pestisida dan pupuk. Berbagai bahan kimia pertanian cenderung bersifat
toksik dan penyimpanannya dalam jumlah besar memiliki risiko bagi kesehatan
manusia dan lingkungan. Di berbagai negara, pembelian bahan kimia pertanian
dalam jumlah besar membutuhkan persetujuan instansi terkait demi membatasi
kadar paparan bahan kimia terhadap lingkungan dan manusia di daerah
penerapannya.
1) Pupuk yang mengandung unsur nitrogen (N)
Contoh:
- Urea, rumus kimianya (NH2)2CO
- ZA (zwavelsure ammonia), rumus
kimianya (NH4)2SO4
Manfaat unsur hara nitrogen bagi tanaman
adalah sebagai berikut.
a) Membuat bagian tanaman menjadi lebih
hijau segar karena banyak mengandung butir hijau daun yangpenting dalam proses
fotosintesa.
b)
Mempercepat pertumbuhan.
c) Menambah kandungan protein hasil panen.
2) Pupuk yang
mengandung fosfor (P) dan kalsium (Ca)
Contoh:
- TSP (Triple Superphosphat), rumus
kimianya
Ca3(PO4)2
- SP (Superphosphat), rumusnya
Ca(H2PO4)
Fosfor berguna dalam pertumbuhan akar dan
pemasakan buah. Kekurangan unsur fosfor menyebabkan tanaman kerdil.
3) Pupuk yang
mengandung unsur kalium (K)
Contoh: KCl (kalium klorida)
Fungsi
kalium adalah membantu pembentukan jaringan tubuh tanaman sehingga meningkatkan
daya tahan tanaman terhadap penyakit. Kalium juga membantu tanaman bertahan
pada cuaca panas
dan hujan. Selain unsur-unsur di atas, tanaman juga memerlukan unsur-unsur lain
meskipun dalam jumlah sedikit, antara lain mangan (Mn), zink (Zn), dan kobalt
(Co).
C. Bahan
kimia di bidang kesehatan
Pemanfaatan Analisis kimia ini dalam bidang
kedokteran seperti : dimanfaatkan untuk membuat bahan-bahan kimia sering
digunakan sebagai obat-obatan. Obat dibuat berdasarkan basil penelitian
terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat secara medis
terhadap suatu penyakit. Contohnya, etanol atau alkohol digunakan dalam proses
pelarutan obat dan sebagai pensteril alat-alat kedokteran.
0 komentar:
Posting Komentar